Translate this page from Indonesian to the following language!
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Chinese Simplified Arabic

Saturday, March 13, 2010

Isu Mengenai Windows 8

Kira-kira baru 3 hari yang lalu saya baru saja merasakan kenyamanan menggunakan sistem operasi Windows 7. Akan tetapi, salah satu teman kost-kostan saya yang bernama Harits membuat artikel pada blognya mengenai Windows 8. Wah, masa secepat itu sih Microsoft mengeluarkan sistem operasi yang terbaru, padahal Windows 7 saja baru diluncurkan tahun 2009 kemarin. Berikut ini beberapa keterangan yang saya kutip dari blog teman saya tersebut.

Saat ini para pengguna
"Jendela" (Windows) , termasuk saya sendiri sangat menginginkan untuk mencoba sistem operasi terbaru keluaran Microsoft pada 22 Oktober 2009 kemarin yang diberi nama Windows 7. Akan tetapi, baru saja saya merasakan kenyamanan menggunakan Windows 7, ternyata teman saya sudah membuat artikel mengenai sistem operasi Windows 8. Sistem operasi ini sudah beberapa kali diuji coba melalui versi alfa dan beta-nya dan beberapa pengamat mengacungi jempol untuk sistem operasi ini karena lebih cepat, lebih ringan, dan tidak terlalu memakan banyak memori dibandingkan dengan sistem operasi keluaran Microsoft sebelumnya, yaitu Windows Vista.

Gambar diatas merupakan contoh tampilan dari Windows 8. Walaupun masih terlalu dini untuk membayangkan seperti apa kemampuan yang dimiliki oleh Windows 8, para pengguna sistem operasi keluaran
Microsoft tersebut sudah bisa memberi berbagai masukkan melalui berbagai forum-forum yang tersebar di internet. Mungkin perusahaan software terbesar di dunia itu menyadari betapa pentingnya suara dari para kustomer bagi kesuksesan pembuatan produk-produknya yang terbaru. Memang perusahaan yang dimiliki oleh orang terkaya di dunia, Bill Gates, itu sudah memperkenalkan sedikit wajah OS terbarunya. Bentuk menu dan status barnya mengalami perubahan, yang memang lebih cantik dari versi XP, Vista, maupun 7. Dilihat dari tampilannya saja sudah berbeda jauh lebih menarik dibandingkan dengan artikel yang baru saya buat tadi malam. Namun bagi user, tampilan itu tidak terlalu penting, karena selama ini para pecinta "Jendela" mudah mendapatkan tema-tema baru melalui pihak ke-3. Ikon bisa diganti-ganti, demikian pula huruf, warna menu, maupun gambar latar belakang. User lebih ingin tahu apa saja kelebihan yang ditawarkan oleh perusahaan yang bermarkas besar di Redmond, California, itu.


» Perbaikan Kecil, Sedang, dan Besar di Windows 8 «

Microsoft sudah menjanjikan bahwa sistem operasi terbarunya ini akan jauh lebih baik dibandingkan dengan versi-versi sistem operasi sebelumnya. Perbaikan kecil yang dilakukan oleh Microsoft meliputi program-program bawaan Windows, seperti Windows Explorer, WordPad, Notepad, dan Paint. Selain perbaikan kecil tersebut, terdapat juga perbaikkan sedang yang ditungu-tunggu oleh para pengguna Windows di seluruh dunia, yaitu seperti perbaikan pada Windows Media Player yang dapat memainkan berbagai file multimedia yang terdiri atas gambar, presentasi, musik, rekaman suara, dan video. Selama ini WMP memerlukan berbagai file tambahan (disebut codec) untuk dapat memutar berbagai jenis video, seperti 3GP, AVI, MP4, hingga DVD. Bahkan kini sudah ada Blueray dan HD-DVD. Padahal masing-masing jenis video tersebut, masih banyak lagi versinya. Harusnya program WMP sudah cukup pintar untuk meminta user mencari codec yang diperlukan.

Perbaikan lain adalah disediakannya program
spreadsheet ringan, paling tidak dapat menggantikan program kalkulator, karena secanggih apapun kalkulator, tetap tidak informatif bagi user. Apalagi kalau melibatkan banyak item, misalnya daftar belanjaan atau pembuatan daftar honor. Kalau memakai program kalkulator terlalu rumit, kalau memakai Excel terlalu besar dan tidak gratis. Oleh karena itulah, program spreadsheet sederhana dengan 1000 baris dan 100 kolom pun sudah lebih dari cukup. Perbaikan yang juga diharapkan oleh user adalah kemampuan koneksi ke Internet yang tidak hanya browser dengan kemampuan multi-tab, tetapi juga sekaligus koneksi ke berbagai program komunikasi seperti chatting, email, blog, dan jejaring sosial. Microsoft dapat belajar dari berbagai program yang dibuat oleh pihak ketiga, baik yang gratis maupun komersial. Lihat saja pemutar musik seperti WinAmp yang sudah sedemikian meraja lela. Demikian juga kemampuan memampatkan file seperti WinZip dan WinRar, harusnya sudah menjadi fasilitas internal sistem operasi buatan Microsoft.

Selain perbaikan kecil dan perbaikan sedang, user mengharapkan ada perbaikan besar yang dilakukan oleh Microsoft. Saat ini Microsoft sudah mengumumkan paling tidak ada dua kemampuan baru yang akan dimiliki oleh Windows 8, yaitu perbaikan terhadap
BranchCache dan Distributed File System Replication (disingkat DFSR).
BranchCache adalah kemampuan mengakses file dari intranet dan membuat salinannya secara lokal, sehingga program dapat bekerja lebih cepat. Memang ini membutuhkan kapasitas simpan yang besar, namun Microsoft tidak khawatir, toh sekarang kemampuan harddisk sudah luar biasa besar dengan harga yang sudah relatif murah. Kemampuan ini sudah dikenalkan pada Windows 7, tapi akan jauh ditingkatkan kemampuannya pada Windows 8.

Kemampuan baru yang akan menjadi ciri khas Windows 8 adalah
DFSR, yaitu kemampuan untuk melakukan sinkronisasi atau penyamaan isi folder berbasis multiplatform. Windows 8 dijanjikan dapat berkomunikasi dengan mudah dengan berbagai server yang memakai sistem operasi berbeda-beda. Windows 8 memiliki kemampuan untuk menyamakan isi folder di server lain, misalnya di kantor cabang, dengan di kantor pusat. DFSR diperkirakan dapat menghemat bandwidth WAN hingga 80% melalui kompresi diferensial On-The-Wire. Pada masa sekarang, banyak program aplikasi yang memerlukan data dalam jumlah sangat besar, tidak hanya gigabyte, tetapi sudah mulai menyentuh terabyte, kebutuhan jalur komunikasi menjadi semakin krusial. Tidak hanya perusahaan besar, bahkan pemakai individual pun sudah biasa mengunduh program aplikasi dan film dari internet dalam jumlah puluhan gigabyte dalam sehari. Dengan teknologi yang sekarang ada, kebutuhan koneksi jaringan intranet dan internet akan sangat mahal. Microsoft melihat celah kebutuhan file sharing ini dengan mengenalkan DFSR yang diperkirakan akan menghemat biasa hingga 80% dan itu akan sangat signifikan bagi perusahaan pada masa sekarang.

Demikianlah akhir dari artikel ini. Saya sangat berterimakasih kepada teman saya yaitu
Harits yang telah mengizinkan saya mengutip artikel ini yang terdapat pada blognya. Semoga saja artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Keep Sharing
Adit a.k.a ToY